HomeVideoBeras Untuk Diabetes Beras Merah atau Hitam ?

Beras Untuk Diabetes Beras Merah atau Hitam ?



Beras Untuk Diabetes. Dalam penyembuhannya, penderita diabetes umumnya disarankan mengonsumsi obat yang
dikombinasikan dengan diet dan
olah raga. Oleh karena itu, penderita diabetes sering kali membatasi konsumsi nasi karena beras dituding sebagai pangan hiperglikemik, padahal beras mempunyai kisaran indeks glikemik yang luas. Beras Untuk Diabetes mulai banyak dicari. Indeks glikemik adalah tingkatan bahan pangan menurut pengaruhnya terhadap gula darah.

Jika penderita diabetes
mengonsumsi bahan pangan yang
memiliki indeks glikemik tinggi
maka kadar gula darahnya cepat
meningkat, dan sebaliknya.
Berdasarkan kandungan amilosa, beras dapat dibedakan menjadi
beras ketan yaitu dengan kadar amilosa 10 sampai
20%, lalu beras beramilosa sedang
yaitu kadar amilosa 20 sampai 25%, dan beras
beramilosa tinggi yaitu kadar amilosa lebih dari 25%.

Beras dengan indeks glikemik rendah umumnya mempunyai tekstur nasi pera sehingga kurang disukai oleh penderita
diabetes.

Sedangkan beras yang mengndung kadar amilosa tinggi akan menjadi nasi yang pera’ atau mudah terpisah-pisah.
Contoh beras yang mengandung amilosa tinggi adalah beras merah sedangkan beras denga amilosa rendah adalah beras ketan.

Beras hitam belum banyak dikenal masyarakat.
meskipun beras berwarna hitam ini mempunyai nilai gizi tinggi.
Beras hitam kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan.

Beras hitam memiliki rasa dan aroma yang baik dengan penampilan yang spesifik dan unik.
Bila dimasak, nasi beras hitam warnanya menjadi pekat dengan rasa dan aroma yang menggugah selera makan.
Dari kandungan kalori beras hitam lebih rendah, nilai kalori banyak di hasilkan dari tingginya karbohidrat.
Nilai kalori beras hitam termasuk yang terendah. saat ini sering disebut sebagai Beras Untuk Diabetes.

Nilai kalori erat kaitannya dengan indeks glikemik, karena berhubungan dengan kadar gula,
sehingga dengan kalori rendah, beras hitam sangat cocok untuk diet serta aman untuk penderita diabetes maupun obesitas.
Dan beras hitam membutuhkan waktu lebih lama untuk di cerna,
karena memiliki efek perlindungan pada sistem pencernaan sekaligus mempertahankan angka gula darah tetap konstan,
oleh karena itu makan beras hitam dalam diet juga membantu anda dalam mencegah resiko diabetes dan mengelola pra-diabetes,
karena kandungan gulanya juga rendah.

Selain memperhatikan konsumsi Beras Untuk Diabetes yang baik. Selalu berusaha untuk menjalani hidup sehat adalah hal terbaik yang harus dilakukan.
Sampai jumpa di video tentang hidup dengan diabetes berikutnya.

source

Previous post
BP: 5-anyos na Malaysian, aksidenteng nahulog sa arrival area mula sa departure area ng NAIA-1
Next post
Olamilekan Wahab - Project Kubo : Detecting, Managing and Improving Diabetes Care With Python

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz