HomeVideoBerita 15 September 2016 - MANTAP !!! Ini Hasil KINERJA RAPOR JOKOWI JK Selama 2 Tahun

Berita 15 September 2016 - MANTAP !!! Ini Hasil KINERJA RAPOR JOKOWI JK Selama 2 Tahun



Berita 15 September 2016 – MANTAP !!! Ini Hasil KINERJA RAPOR JOKOWI JK Selama 2 Tahun

Pemerintahan Presiden Joko Widodo sudah genap satu tahun pada 20 Oktober lalu. Berbagai kritikan atas kinerjanya pun bermunculan. Banyak tudingan Jokowi tak mampu kelola negara karena masih banyaknya persoalan yang mendera Tanah Air ini. Namun terlepas dari itu semua, ternyata banyak prestasi gemilang yang ditorehkan selama memerintah setahun belakangan. Berikut fakta keberhasilan Jokowi satu tahun nahkodai Indonesia:

1. Sektor Ekonomi

Cadangan devisa

Cadangan devisa per Oktober 2014, adalah US$ 110 miliar dan posisi pada bulan Februari 2015 naik menjadi US$ 115.3 miliar. Walaupun dunia dilanda krisis global, cadangan devisa Indonesia masih bisa bertahan sampai akhir September 2015 sebesar US$ 101.7 miliar. Cadangan devisa turun karena digunakan untuk pembayaran utang luar negeri dan operasi moneter melalui stabilisasi nilai tukar rupiah.

Investasi

Info dari BI mengatakan, selama Desember 2014 – Februari 2015, investor yang masuk ke Indonesia sebesar Rp 57 trilyun (90% lebih tinggi dari bulan yang sama pada tahun sebelumnya).

Neraca perdagangan

Neraca perdagangan Indonesia kumulasi Januari – Februari 2015 sebesar US$ 1.4 miliar setara dengan Rp 17 trilyun. Neraca surplus in tidak pernah terjadi selama 5 tahun terakhir, di mana selama ini lebih besar ekspor daripada impor (data BPS tanggal 16 Maret 2015).

2. Sektor Industri

Pada periode Oktober 2014 hingga April 2015, luas tanam sawah yang ditanami petani mengalami kenaikan dari 8.11 juta hektar menjadi 8.54 juta hektar. Jumlah traktor sudah dibagikan lebh dari 20.000 unit, ribuan pompa air, combine harvester dan transplanter.

Begitu juga penambahan luas lahan sawah baru sebesar 700 ribu hektar. Dengan angka itu diperkirakan bisa mencapai produksi padi 3 juta ton.

Untuk meningkatkan produksi pangan, pemerintah juga akan membangun 500.000 hektar food estate (kawasan pertanian) dan pelaksanaan program hilirisasi pertanian.

Ini kenaikan hasil produksi pertanian semasa satu tahun kepemimpinan Joko Widodo di bulan Maret 2015:

Produksi padi naik sebesar 6.64%
Produksi jagung naik sekitar 8.725%
Produksi kedelai naik sekitar 4.59%

Impor beras menir hanya untuk memenuhi kebutuhan industri dan beras khusus untuk penderita diabetes serta untuk memenuhi restoran sebesar 49.000 ton yang dirilis BPS. Impor beras itu hanya sebesar 0.1% saja sehingga proporsi sangat kecil dan tidak berpengaruh terhadap harga beras petani dan cadangan beras pengadaan oleh bulog di dalam negeri.

Ini 11 lokasi cetak sawah baru di 2015: Bombana, Wajo, Pinrang, Ogan Komering Ilir, Sanggau, Bima, Bangka Barat, Mesuji, Pulang Pisau, Bangka Selatan, Merauke.

Per Maret 2015 tercatat penambahan lahan baru penanaman jagung dan kedelai sebesar 2% dari target 1 juta hektar lahan baru.

Berikut proyek-proyek yang dibangun semasa 1 tahun Presiden Jokowi dan Laporan kemajuan pelaksaan per Agustus 2015 dari Menteri PUPERA:

a. Jalan Tol Trans Jawa Jalan

Tol trans Jawa yang terdiri dari 9 ruas yang mencapai kemajuan berupa pengadaan tanah dan konstruksi.

b. Jalan Tol Non Trans Jawa

Jalan tol non trans Jawa yang terdiri dari 8 ruas, tingkat kemajuannya pun bervariasi.

c. Jalan Tol Sumatera (Bakauheni – Aceh sepanjang 2.000km)

Terdiri dari 7 ruas. Umumnya masih menyelesaikan proses pengadaan tanah

d. Jalan Tol Manado – Bitung

Pengadaan lahan dari Ringroad Manado – SS Sukur telah mencapai 94.91% dan dari SS Sukur – SS Airmadidi mencapai 5.53%. proses lelang akan mencapai tahap penandatangan kontrak September 2015

e. Jalan Tol Balikpapan – Samarinda

Untuk jalan tol Balikpapan – Samarinda yang terdiri dari 5 paket, pengadaan tanahnya rata-rata sudah di atas 50%

Pembangunan Bendungan Besar

Sebanyak 13 bendungan besar sedang dalam proses pengerjaan di seluruh Indonesia untuk pengairan sawah. Perkembangan pembangunan yang paling mencolok adalah Bendungan Raknamo di kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ke depan akan dibangun 49 bendungan menyebar seluruh Indonesia.

Pembangunan Jalan Trans di Indonesia

Jalan Perbatasan Kalimantan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, terdapat 9 ruas jalan yang membentang sepanjang 771.36 km dari Kalimantan Barat, Timur hingga Utara.

Jalan perbatasan NTT terdapat 6 ruas dengan total panjang mencapai 171.56 km.

Jalan Trans Papua, terdapat 12 ruas yang jika berlangsung semua akan mencapai 4.325 km.

source

Previous post
Sugary drinks increase diabetes risk by 20% - 15.07.31
Next post
BEHAVIORAL HEALTH AT SCFHC

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz